Saat ini, aku adalah seorang anak SMU. Saat ini alhamdulillah aku sudah memakai hijab (Jilbab). Awalnya, aku niat tuk berjilbab ketika akan masuk SMU karena ikutan kakak, saat itu aku masih kelas 1 SMP.
Oia, aku adalah seorang murid yang lumayan taat peraturan sekolah. aku jarang ditegur oleh guru karena masalah kerapihan seragam. Nah, sejak aku kelas 5 SD, sekolahku mewajibkan seragam muslim setiap hari jumat. Jadilah tiap jumat aku memakai seragam muslim + kerudung tentunya :)
Itulah kehidupanku dengan pakaian muslim. Hanya pada hari jumat saja atau hari2 besar Islam , seperti Idul Fitri.
Setelah kakakku memakai jilbab, aku jadi semakin tau tentang kewajiban memakainya. Akupun jadi semakin tau bagaimana seharusnya seorang perempuan muslim berperilaku. Meskipun saat itu baru pngetahuan dasarnya yang aku dapat dan belum aku aplikasikan dalam khidupn shari2, tp setidaknya aku sudah mengetahuinya. Oleh karena itulah, aku jadi semakin mantap untuk memakai jilbab saat SMU nanti. Tentunya, masih dengan alasan karena ingin ikutan kakak :D
Hingga pada suatu hari, saat itu hari jumat, aku pulang sekolah seperti biasa. Karena saat itu aku sudah duduk di bangku kelas 2 SMP, maka aku pulangnya siang hari. Aku selalu pulang naik angkot dan disambung dengan berjalan kaki sampai rumah. Saat itu, aku berjalan sambil merenungkan kembali tujuan dan niatku tuk memakai jilbab. Lalu, tiba-tiba terlintas dalam pikiranku rasa malu terhadap Allah. Aku merasa malu karena,, saat ini aku memakai baju muslim, tapi esok?? baju muslim itu sudah tak kupakai lagi. Dan baru akan kupakai lagi saat hari jumat depan. Aku malu pada Allah karena,, sudah tau kewajiban tuk berjilbab, tapi masih juga belum aku jalani; Sudah tau itu wajib, tapi masih nunggu nanti SMU; Sudah tau itu wajib, tapi masih juga punya niat pake karena ikutan kakak.
Dari situlah aku mulai merenungkan pikiran selintasku itu. Hingga akhirnya,, aku memutuskan tuk secepatnya berjilbab. Aku konsultasi sama orang tua. Awalnya ortuku agak ragu sama pilihanku yang mendadak (karena sebelumnya aku bilang mau pake jilbabnya nanti setelah masuk SMU). Mereka juga agak sedikit menentang dan menyarankan tuk memakai jilbab saat SMA saja. Tapi,, alhamdulillah,, akhirnya mereka mengerti dan melihat kesungguhanku. Dan mereka pun meridhoi dan mendukung aku tuk mulai berjilbab :)
akhir kata aku ucapin:
Thank's to Allah karena telah memberikan hidayahNya padaku tuk berjilbab. Bukan karena lagi ikutan kakak :D
Thank's to meine Eltern karena telah mendukungku dalam berhijrah (berjilbab) -Ich liebe Ihnen ^^-
Thank's to my older sister karena,, tanpa dirimu tuk memulai memakai jilbab, maka aku gak tau apakah aku akan/ telah berjilbab saat ini.