Rabu, 23 Desember 2009

Ibu... Kaulah yang Pertama

Ibu...
kaulah yang pertama

Saat aku tumbuh dalam rahimmu
Kaulah yang pertama merasa bahagia
Kaulah yang pertama membulatkan tekat tuk menjagaku

Saat aku mulai aktif dan sering membuatmu sakit
Kaulah yang pertama bangga mengetahuinya
meskipun sakit, kau tak peduli

Saat aku lahir
Kaulah yang pertama memelukku
Kaulah yang paling merasa bahagia melihatku lahir dengan sehat

Saat aku mulai tumbuh dan belajar segala hal
Kaulah yang pertama tahu
Dan kau lah yang selalu mengamati pertumbuhanku dengan senyum
Meki lelah kau tak peduli
Kau hanya ingin melihatku tumbuh dan berkembang dalam pengawasanmu

Saat aku masuk sekolah
Kaulah yang pertama merelakan harimu tuk menungguku hingga usai sekolah
Kaulah yang pertama kulihat saat aku melihat keluar kelas
Kaulah yang pertama memperhatikan segala kebutuhan-kebutuhanku

Saat aku sakit
Kaulah yang pertama tahu
Kaulah yang pertama yang mencemaskanku
Kaulah yang pertama mencari akal agar aku lekas sembuh
Dan kaulah yang pertama dan yang selalu menjagaku hingga aku sembuh

Saat aku hendak sekolah ke tingkat yang lebih tinggi
Kaulah yang pertama mencarikan sekolah yang terbaik untukku
Kaulah yang pertama mendorongku tuk berusaha mendapatkan yang terbaik itu

Saat aku bingung menentukan cita-citaku
Dan yang lain menuntutku ini-itu
kaulah yang pertama membiarkanku memilih yang aku inginkan

Saat aku akan menempuh ujian
Kaulah yang pertama mendoakanku dalam setiap shalatmu
Kaulah yang pertama menemaniku belajar di malam hari

Saat aku lulus
Kaulah yang pertama merasa bangga

Saat aku gagal
Kaulah yang pertama menguatkanku tuk tegar dan tetap stiqamah

Saat aku menemukan seseorang yang aku cintai
Kaulah yang pertama merasa cemas
Apakah pilihanku baik untuk masa depanku atau tidak
Tapi, Kaulah yang pertama mengerti bahwa dia lah pilihanku

Saat aku hendak menikah
Kaulah yang pertama merepotkan segala keperluanku
Kaulah yang pertama tahu bagaimana perasaanku
Dan kaulah yang poertama tahu betapa bahagianya aku

Saat aku mulai menjalani kehidupan bersama keluarga baruku
Kaulah yang pertama mencemaskanku
Apakah aku menjalaninya dengan baik, atau aku mendapati masalah
Kaulah yang pertama ingin tahu keadaanku dan keluargaku







by: Ilbana

Tidak ada komentar: