Senin, 19 Juli 2010

jiwa ini utuh
tapi,,
hati yg bernaung didalamnya tinggal kepingan
tak ada yang tau..


telah remuk
dan tak ada yg dapat menyatukannya..


biarlah asa yg kan mempertahankannya
biarlah harapan yg membuatnya tetap hidup


bibir ini tersenyum
tapi hati didalam jiwa ini menangis..

biarlah ia menangis dibalik merekahnya senyum di bibir
biarlah ia bersedih dibalik cerianya seulas senyum


biarkan senyum merekah dibalik dukanya
biarkan sang waktu menghapus dukanya
dan biarkan Sang Pencipta yg menyembuhkan luka itu

Tidak ada komentar: