Sabtu, 09 Oktober 2010

Bahaya" Mandi" Bola


Share I:

Dear all.. aku mau sharing aja ini kejadian baru nimpa anak bekas
Tetangga di bandung .. Tapi aku cuma cerita garis besarnya aja karena secara
detil ngga banyak tanya krn ibunya masih stress .. jadinya ga tega.

Pas hari libur, sabtu/minggu pasti seperti biasa pasti orang tua
pingin ajak anaknya main.. tetanggaku dia ajak anak perempuannya umur 3,5th
mandi bola di BSM ( Bandung ). Ngga ada feeling apa2.. anaknya senang main2.

Setelah itu besoknya dia masih sekolah (Pre-School) spt biasa.. ngga
ada tanda2 apapun. Tapi tiba2 hari ke 4 setelah dia mandi bola itu,
tanpa gejala apapun, tau2 dia ngga bisa jalan.. anak-nya pun
ngga mengeluh ada gejala sakit apapun.. dia cuma nanya dengan
polosnya ke ibunya "mama.. kok Riska ngga bisa jalan ya ma"...

Akhirnya sama ibunya dia langsung dibawa ke RS.Boromeus Bandung ..
dan itupun setelah diperiksa sama DSA, ngga langsung ketahuan
sebabnya.
kenapa tiba2 lumpuh... Sampai akhirnya setelah pemeriksaan dokternya,
Riska dikasih antibiotik macem2 yg memungkinkan buat ngobatin
sakitnya itu..karena menurut dokternya ini kena kuman.

Akhirnya, besoknya Riska dirujuk ke RS.Hasan Sadikin karena ada DSA
yg menangani kasus spt ini. Selidik punya selidik, akhirnya DSA di Hasan
Sadikin menemukan bahwa Riska kena virus ipd, yg menyebarnya virus melalui
sumsum tulang belakang.. sampai akhirnya akan merambat ke otak.

Karena itu, Riska disuntik setiap hari yang harga suntikannya
6jt/suntik. Untuk mencegah virus itu berhenti menyebar agar ngga ke otak.
Menurut dia, memang virus ini masih jarang di indonesia dan belum
diwajibkan sama IDAI. Tapi mulai ada penyebaran virus ini yang menyerang
terutama pada balita dan orang tua di atas 60.

Saat ini Riska masih dalam perawatan, dan masih disuntik tiap hari
6jt itu.
Tapi menurut Riska (untung anaknya masih bisa komunikasi), sekarang
Kakinya mulai kerasa kesemutan biarpun dia masih lumpuh..



Dokternya tidak bisa menjamin apa2, tapi hanya berusaha untuk
mencegah penyebaran virusnya. Ibunya bingung dan tanya darimana virusnya
dateng..dokternya pun ngga bisa bilang kalo itu karena mandi bola.


Tapi saat aku cerita ke kakak iparku, dia ternyata ada pengalaman
anak temen kantornya yang kena virus yg sama, dan persis kejadiannya setelah
mandi bola juga.


Menurut DSA temen kakakku itu, tempat mandi bola memang merupakan
lokasi penularan paling bagus untuk virus apapun, terutama di tempat2 umum.
Karena jarang sekali pihak taman bermain itu mencuci bola2 tsb, dan
engan ruangan yg tertutup dan lembab, tidak kena sinar matahari, tempat
mandi bola jadi tempat bersemayam-nya virus.
Salam,(http://aliyazahra.multiply.com/journal/item/12)


Share II:


--- In mpasirumahan@yahoogroups.com, Nurie Nirwana
wrote:

HATI-HATI YA IBU2 YG BAIK.. KLO MASIH SAYANG SAMA ANAK JGN PERNAH
AJAK ANAK MANDI BOLA


Btw, sekedar info vaksin IPD baru dimulai di Indonesia , sejak 2006
lalu, berarti anak2 kita rata2 gak ikut vaksin itu di program imunisasinya
khan...? padahal penyakit dari IPD ini telah mengorbankan 2000-3000
bayi di Amerika, searching google aja...
So, kita semua wajib memperhatikan tempat2 hiburan, tempat bermain
buat anak2 kita, jgn sampe' memilih tempat bermain yg tidak sehat spt
kolam bola (yg tentunya tidak pernah disterilkan. ..), hiii... bnyk anak2
ngompol di dlmnya, muntah, buang2 ludah, dsb... apalagi ada bnyk telor nyamuk,
dan serangga laen yg ngumpet disitu.... ih.....naudzubillah . ..

Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kekuatan buat kita semua dalam
menjaga anak2 yg diamanahkanNya, amiin...

salam ukhuwah,
-ry Ummu Azzam-


Share III:

McDonalds, Burger king, Time Zone... Tempat bermain bagi anak2 yang
dipenuhi bola2... biasanya disebut kolam bola....
Satu dari putra2ku kehilangan jam tangannya dan karenanya dia sangat
kecewa. Jadi kami menggali di antara bola2 untuk mencarinya. Daripada
menemukan jam tersebut, kami menemukan muntahan, makanan, kotoran, dan
sesuatu lainnya yang tidak ingin saya sebutkan. Saya pergi ke manager dan
memprotess hal tersebut, dan menemukan bahwa kolam bola hanya dibersihkan
satu kali setiap bulannya. Saya bahkan ragu bahwa itu telah dilakukan
sesering itu. Anak2ku tidak akan pernah bermain lagi di kolam bola
manapun.
Beberapa di antara kalian mungkin bukan orang tua, tapi mungkin kau punya
keponakan, cucu, atau berteman dengan anak2.
Kasus lainnya akan membuatmu terenyuh. ketika aku membacanya, hatiku
terasa tersayat, dan aku mohon agar ini difoward ke lebih banyak orang
lagi. Kau tidak akan bisa membayangkan bertapa pentingnya ini..



Share IV:

Hai, namaku Lauren Archer, putraku KEvin dan aku tinggal di Melbourne,
Australia .
2 October 1999, aku membawa putra tunggalku ke MC Donalds untuk perayaan
ulang tahunnya yang ketiga. Setelah dia menyelesaikan makan siangnya aku
mengijinkan dia bermain di kolam bola. ketika tak lama kemudian dia mulai
melolong, aku bertanya kepadanya apa ada masalah. Dan dia menunjukkan
pantatnya dan berkata dengan sederhana : Ma, disini sakit.
Aku tidak dapat menemukan apapun yang keliatannya bermasalah pada dia saat
itu. Aku memandikannya ketika kami pulang, dan menemukan di point yang dia
tunjuk, terdapat memar - bekas bilur di pantatnya. Berdasarkan
pemeriksaan, kelihatannya itu adalah sesuatu seperti ada serpihan di bawah
memar itu. Aku membuat janji dengan dokter pada hari berikutnya dan anakku
mulai muntah dan gemetaran, kemudian matanya berputar ke belakang
kepalanya, dari situ, aku memutuskan untuk ke ruang darurat/ICU. Dia
meninggal tepat pada malam hari itu.
Yang mematikannya adalah memar di pantatnya, yang merupakan ujung sebuah
jarum suntik yang patah ketika tertusuk masuk ke pantatnya. Hasil autopsi
menyebutkan Kevin mati karena overdosis heroin.
Minggu berikutnya, polisi memindahkan bola2 dari kolam bola. di sana
ditemukan makanan rusak, beberapa jarum suntik lainnya, beberapa masih
dosis penuh, beberapa telah digunakan, pisau2, permen yang dimakan
separuhnya, diapers, kotoran, dan genangan urine.
Jangan mengira ini hanya terjadi di Mc. Donalds. Seorang anak kecil
lainnya telah bermain di kolam bola Burger King dan mulai mengeluh
lengannya terluka. Dia juga meninggal kemudian. Ditemukan bahwa dia
mendapat gigitan ular di sekitar lengan dan pantatnya. Ketika mereka
membersihkan kolam bola itu, mereka menemukan sarang ular berbisa di dasar
kolam bola tersebut. Anak kecil itu telah menderita sejumlah gigitan dari
ular2 yang sangat berbisa.
Kirimkan ini, teruskan ini, jika anda peduli pada anak2. Teruskan kepada
orang tua lainnya.
Apa jadinya dunia ini.. anak2 bahkan tidak aman di tempat bermain untuk
anak2.
Think about it- Pikirkanlah. . sekalipun tidak mematikan jika tertusuk
jarum suntik bekas, bagaimana jika jarum suntik itu jarum bekas pengidap
AIDS? bayangkan bakteri di antara bola2 yang dasarnya ada kotoran?

Tidak ada komentar: