September 4, 2013 at 12:18am
Bulan kemarin, tepatnya tanggal 23-25 September 2013 Badan Bidang Nasional (Banbidnas) ILMPI bertandang ke Solo sebagai tindak lanjut dari program kerja Gemaperak (Gerakan Mahasiswa Peduli Orang Tua dan Anak) yang telah disepakati sebelumnya pada Rakernas ILMPI III, 27-30 Juni 2013 di Semarang. Selain Banbidnas, disana kami pun dibantu oleh kawan-kawan dari Rumah Hebat Indonesia dan ILMPI Wilayah III Jawa Tengah dan Kalimantan.
Tindak lanjut dari program Gemaperak ini adalah berupa RT Ramah Anak yang dilaksanakan di Rejosari RT 03 RW 15, Kelurahan Gilingan, Kota Surakarta. Beberapa pertimbangan dipilihnya wilayah tersebut sebagai tempat berlangsungnya program karena RT 03 merupakan daerah padat penduduk yang terletak di daerah aliran sungai (DAS) Kali Anyar Solo dengan populasi anak-anak lebih banyak daripada RT lain dilingkungan RW 15. Pun , disana telah berdiri Rumah Hebat Indonesia (RHI) yang sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak disana.


Untuk diketahui, rumah yang digagas oleh kawan-kawan UNS dan ILMPI wilayah III Jawa Tengah dan Kalimantan ini, menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk anak-anak, seperti kelas Bahasa Inggris,perkusi, teater, fotografi, tari, film hebat, melukis, dan disana pun terdapat perpustakaan yang cukup lengkap.
Program RT Ramah Anak ini dapat dikatakan memiliki urgensi, karena menurut Data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat 2.637 kasus kekerasan terhadap anak selama tahun 2012. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.075 kasus diantaranya adalah kekerasan seksual, kekerasan fisik 819 kasus, dan kekerasan psikis sebanyak 743 kasus. Dari data tersebut dapat kita lihat bagaimana generasi-generasi hebat harapan bangsa sedang bertumbuh dilingkungkan yang “kurang aman”. Untuk itulah, kami mulai menggagas sebuah lingkungan yang aman & nyaman untuk perkembangan anak-anak: RT Ramah Anak.
Mengapa RT? Karena cakupannya lebih kecil sehingga efektivitas kontribusi program ini bisa cukup mudah dikontrol maupun dievaluasi. Program ini merupakan program jangka panjang, semua elemen masyarakat di Rejosari dilibatkan dan diberdayakan. Mulai dari pemberdayaan terhadap anak hingga para orang tua disana. Bekerjasama dgn Karang Taruna Rejosari, sehingga diharapkan program ini berkelanjutan & dapat dikelola oleh masyarakat sendiri.



Selama 3 hari di Rejosari kami (Banbidnas) dengan dibantu oleh kawan hebat dari Rumah Hebat Indonesia dan ILMPI Wilayah III Jawa Tengah dan Kalimantan, berkenalan dengan beberapa warga, melakukan wawancara, dan mengobservasi lingkungkan. Dengan ini kami dapat merumuskan program-program apa saja yang cocok untuk dikembangkan di wilayah tersebut, mulai dari program untuk anak-anak hingga para orang tua di sana.
Setelah merumuskan beberapa program, kami berudiensi dengan pihak Kelurahan Gilingan. Diharapkan dengan audiensi ini, dapat mengajak Pemerintah Kota Surakarta untuk ikut bersama-sama mensukseskan program ini. Bahkan kami pun berencana untuk mengajak Kementerian Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak.Semoga langkah ini dapat berpengaruh positif untuk generasi-generasi hebat di Indonesia kelak & akan banyak wilayah ramah anak lain di Indonesia. Salam Generasi Hebat!
Written by : Gusti Reza (Badan Bidang Nasional ILMPI 2013-2014)

https://www.facebook.com/notes/dita-permatasari/program-hebat-untuk-generasi-hebat-di-indonesia/3378722682785
Tidak ada komentar:
Posting Komentar