21 Januari 2013
Ternyata beda yaa antara melihat dari layar kaca dengan melihat langsung di lapangan. Tadi baru aja lewat daerah Dewi Sartika -- Otista yg di pinggir jalannya banyak posko penampungan dan posko peduli banjir. Selama melihat dari tv, aku cuma 'oh, banjirnya segitu' atau 'oh, baru surut sedikit'
Tapi setelah lihat selintas di lapangan, aku jadi ngerasa 'duh, ternyata begini toh keadaannya? Jadi pengen banget jadi bagian dari relawan bantuan'
Inilah salah satu hikmah perintah Allah Swt. "Berjalan2 lah di muka bumi"
Supaya kita tahu bahwa hidup ini bagaikan roda yang terus berputar, selalu ada yang berada di atas (manusia-manusia dengan segala kenyamanan, keamanan, dan keadaan berlimpah rezeki); selalu ada yang berada di bawah (manusia-manusia dengan segala ksengsaraan, ketidaknyamanan, kesusahan, kekhawatiran, dan kemiskinan); serta selalu ada yang berada di tengah (manusia-manusia dengan segala kecukupan yang cukup secukupnya, tidak kelebihan, tidak juga kekurangan)
Supaya kita sadar bahwa hidup ini bagai air yang mengalir, kadang mengalir ke atas; kadang juga ke bawah; kadang mengalir di ruang yang luas; kadang pula mengalir di ruang yang sempit; bahkan terkadang harus menguapkan, kembali menjadi embun di pagi hari atau menjadi hujan; kadang pula harus berjuang melalui bebatuan cadas. Semua itu untuk dapat tetap bertahan.
Akan tetapi, jangan pernah lupa bahwa hidup itu adalah pilihan. Kita bisa memilih untuk menjadi seperti apa dan memilih bagaimana cara kita bertahan. Hanya saja yang paling penting dari semua ini adalah jangan putus asa untuk berusaha dan jangan pernah lupa untuk tetap memberi manfaat pada orang lain.
*jadi ngelantur ke mana-mana -___-"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar