Jumat, 07 Oktober 2016

#1

Teruntuk calon suami masa depanku,
Dari calon istri masa depanmu,

Dear calon suami masa depanku,

Aku bukanlah wanita muslim yang solehah seperti yang kau dambakan
Ibadahku tidaklah sempurna, sesempurna wajib dan sunnah yang selalu kau kerjakan
Akhlakku tidaklah indah, seindah kau berlemah lembut pada kedua orang tuamu
Amalku tidaklah utuh, seutuh sedekahmu di tiap pagi

Dear calon suami masa depanku,

Aku bukanlah perhiasan dunia yang paling baik,
Laku ku tak selalu indah
Lisanku tak selalu menentramkan
Parasku tak selalu menyenangkan
Dan aku tak terbebas dari maksiat

Dear calon suami masa depanku,

Aku hanyalah manusia pada umumnya
Yang cinta dan kasih sayangnya padamu memiliki cacat, sebagaimana aku mengalami cacatnya cinta dan kasih sayang kedua orang tuaku yang pernah khilaf
Maka, izinkan aku memiliki cinta dan kasih sayangmu yang mendidikku untuk dapat mencintai dan menyayangi buah hati kita dengan sebaik-baik cinta dan kasih sayang

Dear calon suami masa depan aku,

Tolong pahami aku,
Sesungguhnya aku ingin memiliki hati setangguh baja yang tak mudah tergores dan hancur tiap dirimu khilaf dan membuatku terlihat bodoh
Tapi aku hanya memiliki hati yang rapuh dan air mata yang mudah jatuh, namun itu yang membuatku dapat memaafkanmu dan kembali kuat untuk dapat memberikan cinta dan kasih sayang terbaik yang bisa kuberikan

Dear calon suami masa depanku,

Aku memang bodoh dalam banyak hal, juga memiliki keegoisan di atas rata-rata,
Maka jadilah sabarmu seluas lautan untuk mendidikku menjadi lebih baik,
Untuk menuntunku membersamaimu hingga surga Allah Swt

Dear calon suami masa depanku,

Hari-harimu bersamaku tidaklah selalu tentang kebahagiaan,
Maka aku akan memaklumi dan tetap bersyukur jika ada kalanya kau tak dapat membahagiakan hariku

Dear calon suami masa depanku,

Aku tidaklah pandai menjaga diri, maka bantulah aku menjaga diriku, jadilah pakaianku
Dan aku kan belajar tuk terus menjagamu dan menjadi pakaian untukmu

Tidak ada komentar: